Ambon (22/04) – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan penyakit dengan menggelar kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda dan berhasil menjangkau total 424 peserta, melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi di Provinsi Maluku.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) dan Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Di Fakultas Kedokteran Unpatti, kegiatan merupakan hasil kerja sama antara BPOM di Ambon dan pihak fakultas, dengan jumlah peserta mencapai 100 orang. Sementara itu, pelaksanaan di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku melibatkan BPOM di Ambon, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, serta Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dengan jumlah peserta sebanyak 324 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 peserta di lokasi Dinas Kesehatan dijadwalkan akan menerima vaksin pada Kamis (23/4/2026) karena berhalangan hadir pada hari pelaksanaan utama. Penjadwalan ulang ini dilakukan sebagai bentuk komitmen panitia untuk memastikan seluruh peserta yang telah terdaftar tetap mendapatkan layanan vaksinasi secara optimal.
Kegiatan vaksinasi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di daerah, di antaranya Wakil Gubernur Provinsi Maluku Abdullah Vanath, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Maya B.R. Lewerissa, Kepala BPOM di Ambon Tamran Ismail, serta Kepala Tata Usaha BPOM di Ambon Leindhard S.D. Simatauw. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit yang disebabkan oleh infeksi HPV.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Tim medis dan panitia memastikan setiap tahapan vaksinasi berjalan dengan baik, mulai dari proses registrasi, skrining kesehatan, hingga penyuntikan vaksin. Selain itu, pemantauan pasca-vaksinasi juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan adanya laporan KIPI dari seluruh peserta yang telah menerima vaksin. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan vaksinasi berjalan aman dan sesuai standar, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti program tersebut.
Penyelenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini, baik dari unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, maupun organisasi masyarakat. Kolaborasi yang terjalin dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan vaksinasi yang mampu menjangkau ratusan peserta dalam satu hari.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi HPV sebagai langkah preventif terhadap penyakit serius, termasuk kanker serviks. BPOM di Ambon bersama mitra terkait juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan kesehatan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program kesehatan masyarakat di wilayah Maluku. (HR)
Dapatkan informasi obat dan makanan terkini. Follow akun medsos Ig / Tiktok / Twitter: @bpom.ambon, Fb/Youtube: Balai POM di Ambon. Layanan informasi dan pengaduan (gratis), hubungi Telefon (0911) 342-742; HP/WA (24 Jam) 0811-4800-222.
Katong Siap Layani Basudara deng MANISE