Tual (09/07) – Upaya membangun generasi muda yang peduli terhadap keamanan obat dan makanan terus diperkuat. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon membekali sebanyak 47 anggota Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tual melalui kegiatan Sosialisasi Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Tual, Rabu (8/7).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis BPOM dalam memperluas edukasi keamanan obat dan makanan hingga ke lingkungan Pramuka. Melalui SAKA POM, anggota Pramuka dipersiapkan sebagai generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya memilih produk yang aman, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat.
Sosialisasi dibuka oleh Ketua Harian Kwarcab Kota Tual, M. Zein Nuhuyaan, yang menyambut baik kolaborasi antara BPOM dan Gerakan Pramuka. Menurutnya, pembinaan kepada generasi muda melalui kegiatan edukatif seperti ini menjadi investasi penting dalam menciptakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keamanan obat dan makanan.
Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail, dalam arahannya menegaskan bahwa tantangan peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda. Karena itu, anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi mitra BPOM dalam menyebarluaskan informasi yang benar sekaligus mengajak masyarakat lebih cermat memilih obat dan makanan yang aman.
"Anggota Pramuka memiliki jaringan yang luas dan dekat dengan masyarakat. Peran ini menjadi kekuatan besar untuk membangun budaya sadar keamanan obat dan makanan sejak usia dini," ujarnya.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Dua narasumber dari Balai POM di Ambon, Hellena Arvinda dan Suhaimi Mukadar, mengajak peserta mengenal lebih dekat tugas dan fungsi BPOM serta konsep SAKA POM sebagai wadah pembinaan anggota Pramuka yang memiliki kepedulian terhadap pengawasan obat dan makanan.
Peserta juga dibekali materi mengenai tiga krida utama SAKA POM, yakni Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, Krida Pemantauan Obat dan Makanan, serta Krida Informasi Obat dan Makanan. Ketiga krida tersebut dirancang untuk membangun kemampuan anggota Pramuka dalam mengenali produk yang aman, melakukan pemantauan sederhana, serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, para peserta juga didorong untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembinaan ini, anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi pelopor keamanan obat dan makanan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kegiatan Sosialisasi SAKA POM di Kota Tual menjadi bagian dari komitmen Balai POM di Ambon dalam memperkuat sinergi dengan Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis membangun masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keamanan obat dan makanan. Dengan lahirnya kader-kader muda yang peduli terhadap isu ini, diharapkan edukasi mengenai konsumsi produk yang aman dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan mendukung terwujudnya perlindungan kesehatan publik secara berkelanjutan. (HR)
Dapatkan informasi obat dan makanan terkini. Follow akun medsos Ig / Tiktok / Twitter: @bpom.ambon, Fb/Youtube: Balai POM di Ambon. Layanan informasi dan pengaduan (gratis), hubungi Telefon (0911) 342-742; HP/WA (24 Jam) 0811-4800-222.
Katong Siap Layani Basudara deng MANISE