Masyarakat mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap tugas dan fungsi Balai POM di dalam melindungi masyarakat dari mengkonsumsi obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hal ini terungkap dengan banyaknya pertanyaan dan harapan masyarakat yang disampaikan pada acara dialog interaktif oleh RRI Ambon yang melibatkan 2 nara sumber yaitu dari Balai POM di Ambon, Sandra M.P. Linthin, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan..Dialog interaktif ini dilaksanakan pada tanggal 9 April 2015 dan berlangsung selama 1 jam. Dalam dialog ini masyarakat meminta BPOM di Ambon untuk lebih banyak lagi melakukan sosialisasi tentang bahan-bahan berbahaya baik dalam pangan, kosmetik, obat tradisional, suplemen kesehatan dan agar sosialisasi yang dilakukan sampai ke desa-desa. Masyarakat juga meminta agar pengawasan pada pangan jangan hanya pangan olahan saja tetapi juga pangan siap saji / kuliner-kuliner yang dijual di pinggir jalan. Jika pengawasan ini hanya dibebankan ke Balai POM tentunya sangat berat. Perlu komitmen lintas sektor juga untuk dapat bersama-sama dengan Balai POM di Ambon melakukan pengawasan. Disamping itu, pelaku usaha dan masyarakat harus turut juga mengawasi dan tidak melimpahkan tugas pengawasan ini seluruhnya ke Pemerintah.
Balai POM di Ambon