Penyampaian Hasil Pengawasan Pangan Terpadu kepada 4 (empat) Wartawan media Lokal..........

17-07-2014 Ambon Dilihat 2113 kali

Maraknya penjualan Pangan di bulan Ramadhan perlu diwaspadai mengingat  adanya Pangan yang diedarkan tidak memenuhi ketentuan atau tidak memenuhi syarat uji. Menyikapi kondisi ini maka Balai Pengawas Obat dan Makanan di Ambon melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan secara terpadu dengan Linsek  ( Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Ambon serta Badan Ketahanan Pangan Prov. Maluku ) dengan melakukan pemeriksaan sarana distribusi pangan. Selain pemeriksaan terhadap sarana distribusi pangan, juga dilakukan sampling dan pengujian terhadap produk ikan dan ayam mentah, tahu, mie basah, ikan asin serta makanan takjil menggunakan mobil laboratorium keliling dan pengujian lengkap ( kimia dan mikrobiologi) di Laboratorium.
Menyadari bahwa masyarakat perlu mengetahui Hasil Pengawasan tersebut maka bertempat di ruang kerja Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Ambon Dra Sandra MP Linthin, Apt,M.Kes tanggal 16 Juli 2014, wartawan dari beberapa media lokal meminta informasi terkait Hasil Pengawasan Pangan Terpadu dengan Lintas Sektor di bulan Ramadhan.

Dijelaskan bahwa Pengawasan  terhadap Sarana Distribusi Pangan sudah dilakukan 5 tahap di 3 kab/Kota selama bulan Ramadhan yang meliputi  92 (sembilan puluh dua) Sarana Distribusi dengan hasil 44 Sarana Distribusi TMS karena ditemukan pangan kadaluarsa, pangan rusak dan Pangan TIE. Pangan kadaluarsa masih mendominasi temuan di sarana distribusi sedangkan untuk temuan lainnya sudah berkurang. Bila dibandingkan dengan tahun lalu maka trend pangan kadaluarsa tahun ini cukup meningkat tajam. Nilai ekonomi terhadap seluruh temuan sampai dengan pengawasan yg dilakukan pada tanggal 10 - 11 Juli 2014 berjumlah 17 juta rupiah.

Yang masih memprihatinkan juga adalah Pangan Takjil. Hasil pengujian laboratorium  menunjukkan , dari 27 sampel pangan takjil yang disampling dan diuji, 21 sampel (78 %) dinyatakan TMS karena tercemar MPN Coliform. Balai POM di Ambon bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon telah melakukan pembinaan terhadap pengolah Pangan takjil yang yang produknya TMS . Semoga saja pembinaan yang dilakukan ini dapat mengubah prilaku pengolah pangan takjil untuk mengolah/ menjual makanan dengan higiene dan sanitasi yg dapat dipertanggungjawabkan...........

Balai POM di Ambon

Sarana