Menuju Reformasi Birokrasi Dengan Revolusi Mental

10-08-2015 Ambon Dilihat 1710 kali

Salah satu agenda penting yang dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo adalah Revolusi Mental yang mana reformasi tersebut menyentuh paradigma, mindset, atau budaya berpikir dan berperilaku dalam rangka pembangunan bangsa (nation building). Untuk mencapai hal tersebut, maka Senin, 3 Agustus 2015 Kepala Balai POM di Ambon, Sandra M P Linthin, menyampaikan Sosialisasi Revolusi Mental kepada seluruh pegawai Balai POM di Ambon.

Dalam Sosialisasi tersebut dijelaskan revolusi mental adalah sebuah langkah besar dan nyata yang mampu melakukan perubahan cara berfikir, berperilaku dan bertindak dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya menjadi lebih melayani, berkinerja produktif, akuntabilitas, profesional dan menjaga diri dari perilaku sesuai kode etik dan sumpah jabatan demi kepentingan bangsa dan masyarakat sebagai stakeholder utamanya. Juga disosialisasikan peraturan tentang Gratifikasi.

Selain itu, Kepala Balai juga memberikan penyemangat kepada seluruh pegawai dengan motivasi dan hal-hal yang bisa memberikan semangat bagi ASN di Balai POM Ambon agar bisa menjadi ASN yang bekerja untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan bisa merubah pola pikir ( mind set ) tradisional.

 


Balai POM di Ambon

Sarana