Gerakan Keamanan Pangan Desa merupakan program new inisiatif Badan POM yang telah dimulai pada tahun 2014. Gerakan ini bertujuan agar masyarakat di desa dapat menerapkan keamanan pangan secara mandiri. Kita ketahui bersama bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bertempat tinggal di pedesaan dengan akses transportasi maupun informasi yang minim dan pada kenyataannya sering terjadi kasus Keracunan Luar Biasa (KLB) yang sumbernya dari pangan yang dikelola oleh ibu rumah tangga.
Pada tahun 2014 sampai dengan 2015. Balai POM di Ambon telah mengintervensi 13 desa di Provinsi Maluku, yang terdiri dari : 6 desa pada kota Ambon, 2 desa pada Kabupaten Seram Bagian Barat dan 5 desa pada Kabupaten Maluku Tengah. Intervensi yang dilakukan meliputi pelatihan kader keamanan pangan dari kelompok PKK, Karang Taruna, komunitas sekolah dan tenaga puskesmas, kemudian diikuti oleh bimbingan teknis oleh kader keamanan pangan kepada komunitasnya. Diharapkan masing-masing komunitas dapat melakukan perbaikan terhadap praktek keamanan pangan yang selama ini dilakukannya.
Untuk memotivasi 13 desa yang telah diintervensi ini, maka pada bulan Oktober 2015 telah dilaksanakan lomba Desa Pangan Aman dan sebagai pemenangnya adalah:
a. Juara I : Desa Galala Kota Ambon
b. Juara II. : Desa Waimital Kabupaten Seram Bagian Barat
c. juara III. : Desa Tuhaha Kabupaten Maluku Tengah
Penyerahan hadiah bagi pemenang lomba dilakukan oleh Bapak Wakil Gubernur Maluku pada upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke 51.
Diharapkan desa-desa yang telah diintervensi dapat terus memotivasi warganya untuk tetap dan meningkatkan praktek keamanan pangan serta memproduksi pangan home industri yang sehat, bergizi dan aman sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan dan juga meningkatkan ekonomi warga desa melalui produksi pangan yang memiliki daya saing.desa yang telah diintervensi oleh BPOM di Ambon akan menjadi pilot project dan diharapkan dapat direplikasi sehingga semakin banyak desa yang menerapkan keamanan pangan.
Balai POM di Ambon