480 SPPG di Wilayah 3T dan Prevalensi Stunting Tinggi diresmikan BGN : BPOM di Ambon Siap Kawal Mutu dan Keamanan Pangan MBG

02-10-2026 Ambon Dilihat 1289 kali

Negeri Allang (2/10/2026) – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon menghadiri peresmian serentak 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi di 16 provinsi di Indonesia Timur, Jumat (2/10/2026).

Peresmian dilaksanakan secara hibrida dan dipusatkan di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Di Provinsi Maluku, peresmian dilaksanakan di SPPG Allang, Yayasan Bumi Pertiwi Sejahtera, Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan tersebut diresmikan oleh Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Rufriyanto Maulana Yusuf, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, drh. Faradilla Attamimi.

Kegiatan turut dihadiri Kepala BPOM di Ambon Tamran Ismail, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Ambon dr. Rosita, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maluku Tengah Juliana Haumahu, serta sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku. Kegiatan dibuka oleh Kepala BGN Sudaryono.

Sebanyak 480 SPPG yang diresmikan terdiri atas 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG terpencil. Selain wilayah 3T, BGN memprioritaskan perluasan SPPG di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi, termasuk Provinsi Maluku. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Provinsi Maluku tercatat sebesar 28,4 persen, lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional sebesar 19,8 persen.

Setelah peresmian, 480 SPPG tersebut akan memasuki sejumlah tahapan persiapan operasional, termasuk pelatihan penjamah pangan serta penyiapan dan penetapan jumlah penerima manfaat secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masing-masing SPPG. Pelatihan penjamah pangan diharapkan dapat memperkuat penerapan keamanan pangan dan mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BPOM di Ambon Tamran Ismail menyampaikan bahwa kehadiran BPOM di Ambon dalam peresmian tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program MBG di Provinsi Maluku. BPOM di Ambon siap mengawal mutu dan keamanan pangan dalam penyelenggaraan MBG melalui inovasi Pala Voor MBG (Pantau dan Kawal Bersama untuk Makan Bergizi Gratis Aman).

Inovasi Pala Voor MBG dilaksanakan untuk memitigasi risiko dan mendukung terjaminnya keamanan, mutu, dan gizi pangan dalam Program MBG. Kegiatan tersebut mencakup bimbingan teknis Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Pangan Siap Saji (CPPOB-PSS) bagi SPPG, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) keamanan pangan bagi siswa penerima manfaat, pengujian sampel MBG, serta tindak lanjut hasil konsultasi SPPG.

Selain itu, BPOM di Ambon memperkuat koordinasi dengan BGN melalui kantor regional di Maluku serta pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan keamanan pangan berjalan secara berkelanjutan dalam mendukung pelaksanaan Program MBG yang aman dan bermutu di Maluku. (HR)

Dapatkan informasi obat dan makanan terkini. Follow akun medsos Ig / Tiktok / Twitter: @bpom.ambon, Fb/Youtube: Balai POM di Ambon. Layanan informasi dan pengaduan (gratis), hubungi Telefon (0911) 342-742; HP/WA (24 Jam) 0811-4800-222.

Katong Siap Layani Basudara deng MANISE

Sarana