Pembentukan Kader Keamanan Pangan Desa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

15-06-2024 Ambon Dilihat 137 kali

Saumlaki (13/06/24) - Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) merupakan bagian dari  Program Perioritas Nasional (Propenas) BPOM yang menyasar keamanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat yang ada di desa. Program GKPD sendiri memiliki beberapa tahapan dalam pelaksanannya, salah satu diantaranya adalah tahap pembentukan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD). 

Tahapan pembentukan GKPD ini dilaksanakan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan Desa yang dilakukan kepada 3  lokus intervensi, yaitu Kelurahan Tanimbar selatan, dan 2 desa stunting yaitu Desa Lauran, dan Desa Kabiarat, pada hari Kamis (13/06/2024) bertempat diruang pertemuan Kantor Camat Tanimbar Selatan. Kegiatan ini bertujuan membentuk kader keamanan pangan desa yang nantinya akan melakukan pembinaan dan keamanan pangan terhadap komunitas desa yang akan dibentuk pada tahap selanjutnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Andi Kurniawan segaligus membuka kegiatan secara resmi dalam sambutannya beliau mengapresiasi Balai POM di Ambon yang telah menginisiasi program keamanan pangan di Kabupaten KepulauanTanimbar.

“kami selaku perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Lepulauan Tanimbar berharap seluruh calon kader keamanan pangan desa yang terdiri dari 15 orang ditambah 4 orang Tim Keamanan Pangan Desa (TKPD) dari masing-masing lokus intervensi mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan sehingga daapt menjadi motor penggerak bagi masyarakat didesanya terkait keamanan pangan” tambah Andi Kurniawan.

Bimtek yang berlangsung selama kurang lebih 9 jam ini, diawali dengan pre tes peserta dilanjutkan dengan pemaparan 10 materi oleh narasumber terkait dengan keamanan pangan yaitu pedoman pelaksanaan program desa pangan aman, 5 kunci keamanan ritel, dan stunting dibawakan oleh M Viva  Agusta. Materi keamanan pangan, 5 kunci keamanan pangan keluarga, dan 5 kunci keamanan pangan sekolah dibawakan oleh Anita A. Soenarko dan  materi mencegah dan menagani keracunan pangan,  aplikasi keamanan pangan dibawakan oleh Novitasari serta materi gula, garam, lemak, dan cek KLIK dibawakan oleh Dian.

Tidak hanya itu peserta juga dibekali dengan praktek cara pengujian sederhana menggunakan rapid tes kit yang nantinya akan digunakan oleh kader dalam melakukan pengawasan terhadap 4 bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada produk pangan.setelah dibekali dengan teori dan praktek dilakukan evaluasi terhadap seluruh peserta melalui post tes. Di akhir kegiatan dilakukan penyerahan rapid tes kit kepada 3 lokus intervensi sebagai sarana para kader dalam melakukan pengawasan untuk menjamin keamanan pangan di desanya masing-masing sehingga diharapkan pangan yang dikonsumsi oleh  masyarakat aman, bermutu, dan bermanfaat bagi kesehatan. (HR)

Dapatkan informasi obat dan makanan terkiniFollow akun medsos Ig / Tiktok / Twitter: @bpom.ambon, Fb/Youtube: Balai POM di Ambon. Layanan informasi dan pengaduan (gratis), hubungi Telefon (0911) 342-742; HP/WA (24 Jam) 0811-4800-222.

Katong Siap Layani Basudara deng MANISE

Sarana